Sejarah Serie A (Liga Italia)
Liga
Italia Serie A yang
dalam bahasa aslinya Lega Nazionale Professionisti Serie A adalah
nama liga sepakbola top Italia dan telah ada sejak tahun 1898. Pada tahun 1961,
klub Serie A yang
keluar sebagai pemenangnya dari hasil perolehan poin mendapatkan trofi yang
disebut Coppa Campioni d'Italia. Saat dibentuk, liga ini beranggotakan 18 klub
saja, namun sejak saat itu mengalami penurunan dan perluasan berkali-kali: dari
minimal 16 klub menjadi maksimal 21 klub (sejak musim 2004-2005, telah diikuti
20 klub). Kini, kompetisi divisi teratas Liga Italia itu sering disebut
Lega Serie A,
atau lebih umum hanya Serie A.
Prestasi yang mendominasi rekor liga kejuaraan terbanyak jatuh pada klub
raksasa Italia, Juventus, dengan 35 kali merebut gelar. Akan tetapi, musim yang
paling banyak dimainkan pada Liga Italia Serie A diberikan
kepada Internazionale Milan atau Inter Milan, yang sudah 88 musim.
Kendati
demikian, klub Genoa Cricket and Athletic Club menjadi juara pertama kali Serie A,
meskipun seluruh kompetisi diputuskan dalam satu pertandingan. Selama lebih
dari dua dekade, kompetisi dibagi menjadi kelompok-kelompok regional. Selama
periode 1922-1929 pengaturan yang berbeda dicoba sampai beberapa divisi antar
daerah digabung menjadi satu. Bahkan, bertepatan dengan periode dalam sepakbola
Italia ketika partai Fasis terkemuka mendiktekan bahwa tidak ada orang asing
yang diizinkan bermain di Serie A.
Pada tahun 1964, liga tersebut menjadi Lega Serie A ketika
Lega Calcio didirikan menggantikan Asosiasi Sepak Bola Federal Italia. Scudetto,
yang merupakan bahasa Italia untuk "perisai kecil" sejak tahun 1924
telah diberikan perisai (yaitu logo) kepada pemenang untuk dikenakan di kaus.
Tim yang memenangkan Serie A sering
disebut "Memenangkan scudetto". Karena Perang Dunia II, tidak ada
musim yang dimainkan Liga Italia Serie A selama
periode 1944-1945.
Untuk
sistem liga, Serie A adalah
level teratas dari sistem liga sepakbola Italia. Divisi kedua didirikan pada
tahun 1929 dan dikenal sebagai Serie B. Beberapa tahun kemudian tingkat ketiga,
Serie C didirikan. Di bawah tingkat ketiga liga Serie A dimainkan
pada tingkat semi atau non-profesional dengan divisi regional. Tiga tim teratas
di Seria A lolos ke Liga Champions (satu tempat juga diberikan kepada pemenang
Coppa Italia) dan tim yang ditempatkan 3-6 juga akan mendapatkan kesempatan
untuk bermain di Piala Eropa atau Liga Europa.
Dalam penurunan
kasta atau degradasi, sejak musim 2006-2007 tiga tim yang berada di dasar
klasemen (peringkat 18-20) otomatis terdegradasi ke Serie B. Sebaliknya, tiga
tim teratas di Serie B akan ikut promosi ke Serie A Liga
Italia yang merasakan kompetisi paling elit diantara 5 Liga Top Eropa.

Komentar
Posting Komentar