Sejarah Liga Inggris sampai Era Premier League
Sepak bola di Inggris pada abad 19
Di abad 19, masyarakat Inggris sudah banyak yang bermain bola. Inggris pun mulai mengembangkan sepakbola menuju olahraga yang lebih populer. Klub sepakbola pertama yang didirikan adalah Sheffield FC di tahun 1857, yang menjadi klub tertua di dunia. Sejak itu, banyak klub sepakbola lain yang berdiri di Inggris.
Di tahun 1863 berdiri The Football Association atau FA, yang
merupakan federasi sepakbola utama di Inggris. Setelah itu kompetisi Piala FA
pun pertama digelar di tahun 1871, menjadi turnamen tertua di dunia yang masih
aktif sampai sekarang. Timnas Inggris pun terbentuk dan pertandingan
internasional pertama antara Inggris melawan Skotlandia terjadi di tahun 1870.
Awalnya
sepakbola hanya dimainkan di tingkat amatir saja. Sepakbola profesional
dilarang di Inggris saat itu sehingga belum ada klub atau pemain profesional
seperti sekarang. Hal ini sempat memicu pro dan kontra. Baru pada tahun 185,
sepakbola profesional mulai diperbolehkan oleh FA. Hal tersebut kemudian
mendorong dibentuknya sebuah kompetisi liga baru yang menaungi klub Liga
Inggris.
Awal berdirinya Football League
Pada tahun 1888, dibentuk kompetisi baru bernama Football
League. Kompetisi tersebut pertama dibentuk oleh direktur Aston Villa saat itu,
William McGregor. Anggota awal dari Football League terdiri dari 12 klub, yaitu
Blackburn Rovers, Burnley, Bolton Wanderers, Accrington, Everton, Preston North
End, Aston Villa, Derby County, Notts County, Stoke City, West Bromwich Albion
dan Wolverhampton Wanderers.
Di musim pertama Football League, Preston North End sukses
menjadi juara pertama dalam sejarah Liga Inggris. Beberapa klub lain yang juara
di awal-awal kompetisi Liga Inggris antara lain adalah Aston Villa, Everton,
Sunderland dan Sheffield United. Awalnya Football League hanya berisi satu
divisi saja, namun setelah banyak klub lain yang mendaftar, Football League
mulai menerapkan sistem dua divisi, yaitu First Division dan Second Division.
Pada
musim 1905-06, total 40 klub yang terlibat yang terbagi menjadi dua divisi.
Saat Perang Dunia I, Liga Inggris sempat dihentikan sementara dan kembali
dimulai setelah perang usai. Hal yang sama terjadi saat Perang Dunia II
(1939-1946). Mulai tahun 1920 terdapat Divisi 3 untuk mengakomodasi penambahan
klub lain yang dibagi menjadi wilayah Utara dan Selatan. Di tahun 1924, total
88 klub yang terdaftar di Football League.
Era 50an sampai 80an
Di era
50an dan 60an, Wolverhampton Wanderers menjadi salah satu klub Inggris tersukses.
Wolves beberapa kali mengalahkan klub negara Eropa lain dalam pertandingan
persahabatan. Hal ini yang kemudian menjadi awal terbentuknya kompetisi
European Cup atau Liga Champions yang mempertemukan klub-klub dari negara
Eropa. Liga Inggris pertama berpartisipasi di kompetisi Eropa, yaitu European
Cup mulai musim 1956-57 yang diwakili oleh Manchester United. Di akhir 50an,
terjadi Tragedi Munich, yaitu kecelakaan pesawat yang membawa skuad Manchester
United saat itu.
Di
tahun 1963, Tottenham menjadi klub Inggris pertama yang juara di kompetisi
Eropa, yakni Winners Cup. Kesuksesan klub Inggris menular pada skuad timnas Inggris yang
sukses menjadi juara Piala Dunia di tahun 1966 dengan mengalahkan Jerman Barat
di final. Periode akhir 70an dan awal 80an menjadi masa keemasan klub Inggris
di Eropa, dimana Liverpool (4 kali), Nottingham Forest (2 kali) dan Aston Villa
(1 kali) sukses menjadi juara Liga Champions.
Di
tahun 1985 terjadi tragedi Heysel dimana ulah dari fans Liverpool mengakibatkan
kematian 39 suporter Juventus saat keduanya bertemu di final Liga Champions.
Akibatnya klub Inggris kemudian dilarang untuk berkompetisi di level Eropa
selama 5 tahun. Hal ini juga diperparah dengan terjadinya tragedi Hillsborough
di tahun 1989. Hal ini membuat kompetisi Liga Inggris menjadi menurun sehingga
banyak pemain yang pindah ke klub di liga lain. Liga Inggris dirasa masih kalah
bersaing dengan Serie A Italia atau La Liga Spanyol.
Akhir tahun 80an
memang menjadi titik kemunduran bagi persepakbolaan Inggris. Berbagai masalah
mulai dari kekerasan suporter, fasilitas stadion yang kurang layak, hukuman
dari UEFA untuk klub Inggris serta banyaknya pemain terbaik Liga Inggris yang pindah ke klub luar negeri menjadi penyebabnya.
Pihak otoritas Liga Inggris pun berbenah. Aturan tentang stadion pun
diterapkan. Banyak juga klub Inggris yang menjadi bisnis sehingga mendatangkan
keuntungan finansial untuk operasi klub tersebut.
Era Premier League
Premier
League pun menjadi kompetisi kasta utama di sistem Liga Inggris. Sementara
Football League yang terdiri dari 4 divisi (First Division, Second Division,
Third Division, Fourth Division) berada di bawah kasta Premier League. Sistem
promosi-degradasi tetap diterapkan di tiap divisi. Musim 1992-93 menjadi musim
pertama Premier League yang diikuti oleh 22 klub, dimana Manchester United
keluar sebagai juara.
Dalam daftar juara
Liga Inggris sepanjang masa, Manchester United juga menjadi
klub paling banyak juara. Hingga kini, lebih dari 40 klub berpartisipasi
di Premier League. Hanya 6 klub saja yang pernah menjadi juara di era Premier
League, yakni Manchester United, Arsenal, Blackburn Rovers, Chelsea, Manchester
City dan Leicester City. Di era 2000an, juga terdapat istilah Big Four yang
terdiri dari 4 klub yang selalu mendominasi posisi 4 besar klasemen Liga
Inggris.


Komentar
Posting Komentar